Bayar lewat kanal yang sudah kamu percaya.
ODIN tidak membangun dompet sendiri. Pembayaran berjalan lewat kanal perbankan berlisensi yang kamu pakai sehari-hari, supaya uangmu tidak mengendap di tempat yang tidak kamu kenal.
Tiga cara membayar
Layanan yang berbeda memakai kanal yang berbeda. Klik salah satu untuk melihat apa yang perlu kamu siapkan.
Menyiapkan QRIS
Isinya mengikuti kanal yang kamu pilih di atas.
- Aplikasi bank atau dompet digital yang mendukung QRIS
- Saldo atau rekening aktif di aplikasi tersebut
- 1Pilih QRIS saat menyelesaikan pesanan
- 2Pindai kode yang muncul dengan aplikasimu sendiri
- 3Konfirmasi nominalnya di aplikasi bank, bukan di ODIN
- 4Struk masuk ke riwayat perjalananmu
Ditahan, bukan dibayarkan
Berlaku untuk sewa kendaraan, tempat perselisihan paling sering terjadi.
Uang jaminan tidak masuk ke kantong mitra maupun ODIN. Dananya ditahan terpisah selama masa sewa.
Pengembalian mengikuti berita acara serah terima yang ditandatangani kedua pihak, bukan penilaian sepihak.
Kalau ada kerusakan, potongan mengacu pada nota bengkel — bukan angka yang muncul begitu saja.
Penagihan untuk perusahaan
Satu tagihan terkonsolidasi, bukan ratusan struk perjalanan karyawan.
Perjalanan seluruh karyawan dikumpulkan sampai tanggal potong yang disepakati, lalu ditagihkan sekaligus beserta rincian per perjalanan. Tim keuanganmu bisa mencocokkan tagihan dengan manifest, bukan menerima angka gelondongan.
Termin, tanggal potong, dan skema tarif ditetapkan dalam perjanjian kerja sama masing-masing institusi.
- 1 Ajukan kebutuhan lewat pusat bantuan jalur institusi
- 2 Diskusi rute, volume, dan kebutuhan dokumen pajak
- 3 Penetapan termin di dalam perjanjian kerja sama
- 4 Penagihan berjalan per periode yang disepakati
Yang sengaja tidak kami pakai
Batasan ini bagian dari produknya, bukan kekurangan yang menunggu ditambal.
Kami tidak menahan saldomu di dalam aplikasi. Uangmu tetap di rekeningmu sampai kamu benar-benar membayar sesuatu.
Tidak ada skema bayar-nanti untuk perjalanan. Mendorong orang berutang demi ongkos harian bukan layanan yang mau kami jual.
Setiap transaksi punya struk. Pembayaran yang tidak meninggalkan jejak menyulitkan kedua pihak saat ada selisih.